Semarang, Bloragens–Era digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dan mengakses informasi.
Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Pemanfaatan Media Sosial untuk Pemerintahan Desa” pada Kamis (23/10) di Noormans Hotel, Semarang.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa dan perangkat desa se-Kecamatan Todanan dengan antusias tinggi.
Mereka dibekali wawasan dan keterampilan mengelola media sosial secara profesional oleh narasumber Yetty Novita Ekasari, pendiri sekaligus Chief Executive Officer Blora Gens.
Dalam pemaparannya, Yetty menjelaskan bahwa kehadiran pemerintah desa di media sosial kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Media sosial menjadi sarana penting dalam komunikasi publik, promosi potensi lokal, hingga pelayanan masyarakat.
“Semua warga sekarang aktif di media sosial. Pemerintah desa perlu hadir di sana untuk menunjukkan kinerja, transparansi, dan kedekatan dengan warganya,” tegas Yetty.

Ia juga memaparkan berbagai platform yang cocok digunakan pemerintah desa, seperti Facebook untuk pengumuman dan dokumentasi kegiatan, Instagram untuk promosi wisata dan UMKM, YouTube untuk dokumentasi video, TikTok untuk edukasi kreatif, dan WhatsApp untuk komunikasi langsung antarwarga.
Selain itu, peserta juga diajak memahami etika komunikasi digital agar akun resmi desa tetap kredibel dan profesional.
Yetty menekankan pentingnya konten positif, menghindari hoaks dan isu politik, serta menjaga interaksi yang sopan dengan masyarakat.
“Desa hebat dimulai dari komunikasi yang baik. Jadikan media sosial sebagai wajah positif desa,” pesannya di akhir sesi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan setiap desa di Kecamatan Todanan dapat memiliki akun resmi dan menggunakannya secara aktif untuk membangun citra positif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.***