Semarang, BloraGens–Dalam rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa, Pemerintah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, menyelenggarakan sesi pelatihan kedua bertajuk “Pemanfaatan Website untuk Pemerintahan Desa” pada Kamis (23/10) di Noormans Hotel, Semarang.
Kegiatan ini menghadirkan Widodo Febri Utomo, pandu literasi digital Komdigi sekaligus Chief Technology Officer Blora Gens, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Widodo menegaskan bahwa website desa merupakan kantor digital yang mencerminkan wajah modern dan transparan dari pemerintahan desa.
“Website desa bukan hanya wadah informasi, tapi juga ruang pelayanan publik modern. Melalui website, masyarakat bisa mengakses data, laporan keuangan, berita kegiatan, hingga potensi desa tanpa harus datang ke kantor,” jelas Widodo.
Ia menguraikan langkah-langkah teknis dalam membangun website desa mulai dari menentukan domain dan hosting, memilih platform pengelolaan, hingga membentuk tim admin yang bertanggung jawab terhadap konten.
Selain itu, ia juga menyoroti tantangan yang sering dihadapi pemerintah desa seperti keterbatasan SDM dan konsistensi pembaruan informasi.
“Solusinya adalah kolaborasi. Libatkan karang taruna, relawan TIK, dan generasi muda desa untuk ikut mengelola website. Dengan begitu, website desa bisa tetap aktif dan bermanfaat,” tambahnya.
Peserta juga mendapat panduan tentang keamanan digital, seperti penggunaan kata sandi yang kuat, pembaruan sistem berkala, serta penyimpanan arsip digital.

Dalam sesi penutup, Widodo menekankan bahwa transformasi digital desa merupakan bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Website desa adalah wajah digital desa. Kelola dengan profesional agar masyarakat makin percaya dan bangga terhadap desanya sendiri,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong setiap desa di Kecamatan Todanan untuk memiliki website resmi ber-domain desa.id dan menjadikannya pusat informasi, promosi, dan pelayanan publik yang mudah diakses oleh masyarakat.***